Cuap Ngga Mutu Perbankan Indonesia

Pernahkan terpikir bagaimana hidup kita bila tidak ada bank? Lebih baikkah … atau lebih buruk …

Bagaimana Kemampuan Bank Besar Menghimpun Dana Masyarakat?

Posted by Adji Wigjoteruna pada Maret 23, 2008

Pada tulisan sebelumnya saya ’berhasil’ mengetahui bahwa jumlah uang masyarakat yang beredar melalui bank yang beroperasi di Indonesia adalah Rp 1.314,607 Triliun, dalam perbankan biasa disebut dengan istilah Dana Pihak Ketiga (DPK). Sekarang saya pengen tahu lebih lanjut mengenai ’peran’ beberapa bank (terutama yang besar) dalam menghimpun dana masyarakat tersebut serta beberapa indikator yang bisa digunakan untuk menentukan ’ukuran’ sebuah bank.

Untuk keperluan itu saya dolan2 ke website beberapa bank untuk mengumpulkan informasi terutama laporan tahunan (annual report) dan laporan keuangan yang sudah diaudit (audited financial report). Karena jumlah bank lumayan banyak, saya pilih beberapa saja yaitu 3 bank milik Pemerintah (Mandiri, BNI, dan BRI) dan 5 bank swasta besar (BCA, Danamon, BII, Niaga dan Panin). Hasil utak-utiknya disajikan pada Tabel di bawah ini.

Untuk kali ini saya hanya fokus pada indikator umum yang dimiliki oleh bank-bank tersebut, seperti asset, ekuitas (modal), DPK, jumlah cabang dan jumlah karyawan. Penilaian bank berdasarkan kinerja keuangan akan saya ulas pada tulisan lainnya.

Ternyata 8 dari 128 Bank Mengelola 59% DPK

Dari Tabel kita bisa dapatkan beberapa informasi yang menarik sehubungan dengan kemampuan bank menghimpun dana milik masyarakat.

1. Nampaknya Bank Mandiri merupakan bank yang paling dipercaya masyarakat dalam penyimpanan uang yaitu mencapai Rp 205,708 Triliun atau sekitar 16% dari total dana simpanan penduduk.

2. Bank BCA sebagai bank swasta terbesar ada diperingkat #2 dengan kemampuan menghimpun Rp 152,736 Triliun (sekitar 12%).

3. Total DPK yang dikelola 8 bank besar ini mencapai 59%, sisa 41% dipegang oleh 120 bank lainnya. Fakta yang ditemukan boleh dikatakan memenuhi asas Pareto.

Dampak 8 bank besar menguasai 59% dana simpanan masyarakat bisa positif ataupun negatif. Salah satu manfaat positifnya adalah pengelolaan dana untuk penggerakan ekonomi Indonesia bisa lebih efisien dan efektif. Misalnya untuk membiayai proyek-proyek pembangunan yang butuh dana besar bisa dilakukan oleh satu bank saja atau sindikasi beberapa bank saja. Potensi negatifnya juga ada seperti kemungkinan adanya kartel terselubung.

Dengan adanya pengawasan dari Bank Indonesia, kita berharap dampak negatif ini bisa dihindari,🙂.

Satu Tanggapan to “Bagaimana Kemampuan Bank Besar Menghimpun Dana Masyarakat?”

  1. […] Komentar (RSS) « Bagaimana Kemampuan Bank Besar Menghimpun Dana Masyarakat? […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: